29 November 2008

Bagaimana Kapal Selam Berada Di Dalam Air?

Prinsip dasar yang membuat kapal selam dapat menyelam atau muncul di permukaan adalah sangat sederhana. Kapal selam-kapal selam yang paling modern mempunyai dua lambung, atau badan. Balas air disimpan antara lambung bagian dalam dan lambung bagian luar, yang dapat dianggap sama dengan "kerangka".

Ketika kapal selam siap untuk menyelam, katup-katup besar yang dikenal sebagai "kingstons", yang terletak di dasar tangki balas, dibuka untuk membiarkannya masuk ke laut. Udara di dalam tangki keluar melalui katup-katup pada bagian atas, yang dikenal sebagai "lubang-lubang angin". Kapal selam itu masuk ke dalam air!

Ketika kapal selam siap untuk muncul ke permukaan, lubang-lubang angin ditutup dan tekanan udara didorong masuk ke dalam tangki-tangki. Hal ini meniup air kembali melalui kingstons, dan kapal selam itu pun naik.


Agar kapal selam dapat menyelam dan muncul ke permukaan, ada kemudi-kemudi horisontal yang dipasang pada lambung kapal. Untuk mengemudikan kapal selam ketika bergerak ke atas, ada sebuah kemudi sama seperti kapal-kapal biasa.


Kapal selam dibagi oleh dinding-dinding pemisah yang bersilang, menjadi kompartemen-kompartemen. Untuk keluar dari satu kompartemen ke kompartemen lain, seseorang harus melalui pintu-pintu kedap air, yang dapat menutup dengan cepat. Semua kapal selam mempunyai lubang-lubang palka dan paru-paru pengaman untuk digunakan dalam keadaan darurat.

Bagaimana kapal selam mengetahui ke mana kapal itu akan pergi? Observasi dilakukan dengan menggunakan periskop, yang terdiri dari tabung panjang yang dapat didorong ke atas dari bagian dalam kapal. Dengan menggunakan kombinasi prisma, seseorang yang berada pada ujung bawah periskop dapat melihat obyek-obyek di atas permukaan. Dengan memutar tabung periskop, ia dapat melihat semua pemandangan di samudera.


Semua kapal selam juga mempunyai alat-alat pendengar yang dapat menangkap dan menempatkan suara kapal-kapal yang jauh, dan radar yang membuat kapal-kapal selam itu dapat menemukan obyek-obyek ketika berada di atas permukaan.


Pada tahun 1951, kapal selam atom yang pertama di dunia dibuat, dan diluncurkan pada tanggal 21 Juli 1955. (L.A.N.)

Mengapa Hewan-hewan Tidur Di Musim Dingin?

Mari kita beralih pada "woodchuck" sebagai hewan khas yang tidur pada musim dingin. Tidak seperti tupai, hewan itu tidak menyimpan persediaan makanan untuk musim dingin. Hewan itu bergantung pada makanan tumbuhan, dan ketika musim dingin tiba, persediaan makanannya habis. Tetapi "woodchuck" telah menyimpan persediaan cadangan lemak di dalam tubuhnya sendiri. Jadi, ketika ia tidak lagi menemukan makanan, ia merangkak jauh ke dalam liangnya dan pergi tidur. Hewan itu tidur di sepanjang musim dingin yang dingin dan hidup dari lemak yang telah ditimbunnya di dalam tubuhnya.

Banyak mamalia, seperti beruang, sebenarnya tidak tidur pada musim dingin. Memang mereka tidur lebih banyak pada musim dingin dari pada musim panas, tetapi bukannya tidur nyenyak di musim dingin. Pada hari-hari yang hangat dan menyenangkan pada musim dingin, beruang, tupai, bajing tanah akan bangun dan memperlihatkan diri.

Tetapi tidur dari hewan yang biasa tidur pada musim dingin adalah hampir seperti mati dan tidak sama seperti tidur biasa. Sementara seekor hewan tidur pada musim dingin, semua kegiatan hidupnya hampir berhenti. Suhu tubuhnya menurun sampai suhu itu hanya sedikit lebih hangat dari udara di liangnya.

Akibatnya, hewan-hewan itu membakar makanan yang disimpan di dalam tubuh mereka dengan sangat lambat sekali. Karena mereka membakar lebih sedikit bahan bakar, mereka memerlukan lebih sedikit oksigen, dan akibatnya, pernafasan mereka menjadi lebih lambat dan denyut jantung mereka hanya sedikit. Jika suhu di liang menjadi sangat rendah, hewan itu akan bangun, menggali liang itu untuk dirinya sendiri sedikit lebih dalam, dan pergi tidur kembali.

Ketika musim semi tiba, hewan-hewan terbagun oleh perubahan suhu, kelembaban, dan oleh rasa lapar. Mereka merangkak keluar dari liang-liang mereka.

Tahukah kamu bahwa banyak hewan yang berdarah dingin juga tidur pada musim dingin? Cacing tanah masuk ke dalam tanah di bawah garis beku; katak mengubur diri di dalam lumpur pada dasar kolam; ular-ular masuk ke dalam celah batu-batuan atau lubang di dalam tanah; dan beberapa ikan, seperti ikan gurame, mengubur diri dalam dasar berlumpur. Bahkan beberapa serangga tidur pada musim dingin dengan bersembunyi di bawah batu-batuan atau batang kayu! (L.A.N.)

Mengapa Orang-orang Mempunyai Warna Kulit Yang Berbeda-beda?

Orang-orang yang mempunyai kulit paling putih terdapat di Eropa bagian utara dan dinamakan orang-orang Nordik. Orang-orang yang mempunyai kulit paling hitam hidup di Afrika bagian barat. Orang-orang di Asia Tenggara mempunyai warna kulit coklat kekuningan. Tetapi, kebanyakan orang tidak berkulit putih, hitam, atau kuning, melainkan berkulit coklat dengan beratus-ratus variasi.

Apakah sebabnya terdapat perbedaan-perbedaan warna kulit pada orang-orang ini? Penjelasannya sebenarnya terletak pada seluruh rangkaian proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh dan kulit. Di dalam jaringan-jaringan kulit terdapat dasar-dasar warna tertentu yang dinamakan "chromogens", yang tidak berwarna. Ketika ragi-ragi atau enzim-enzim bertindak berdasarkan dasar-dasar warna ini, warna kulit tertentu pun dihasilkan.

Bagaimana jika seseorang tidak mempunyai dasar-dasar warna ini, atau enzim-enzimnya tidak bekerja dengan sebagaimana mestinya terhadap dasar-dasar warna ini? Maka orang itu dinamakan "albino" karena tidak mempunyai zat warna sama sekali. Ini dapat terjadi pada orang-orang di mana saja di dunia ini. Ada orang-orang albino di Afrika, "orang-orang yang lebih putih" dari orang kulit putih mana pun!

Kulit manusia itu sendiri, tanpa adanya zat pewarna, berwarna putih krem. Tetapi pada warna ini ditambahkan sedikit warna kuning, yaitu akibat dari adanya pigmen kuning di dalam kulit. Unsur warna lain yang ditemukan dalam kulit adalah hitam, yaitu akibat dari adanya butiran-butiran kecil dari suatu zat yang dinamakan "melanin". Zat ini berwarna coklat, tetapi jika tampak dalam kumpulan besar akan kelihatan berwarna hitam.

Sifat lain ditambahkan pada kulit oleh warna merah darah yang beredar di dalam pembuluh-pembuluh kulit yang sangat kecil.

Warna kulit masing-masing orang bergantung pada perbandingan-perbandingan dari keempat warna ini yaitu putih, kuning, hitam, dan merah. Semua warna kulit umat manusia dapat diperoleh dengan kombinasi-kombinasi yang berbeda-beda dari unsur-unsur warna yang kita miliki ini.

Cahaya matahari dapat menciptakan melanin, pigmen hitam, di dalam kulit. Jadi, orang-orang yang tinggal di daerah-daerah tropis mempunyai lebih banyak pigmen melanin dan mempunyai kulit yang lebih gelap. Tetapi jika kamu berjemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari, cahaya ultraviolet dari matahari akan menghasilkan lebih banyak melanin di dalam kulit kamu juga, dan ini akan mengakibatkan "warna coklat matahari"! (L.A.N.)

Siapa Yang Pertama Kali Memikirkan Alfabet?

Huruf-huruf dari suatu alfabet sebenarnya adalah tanda-tanda yang bersuara. Huruf-huruf alfabet Inggris didasarkan pada alfabet Romawi yang usianya kira-kira 2.500 tahun. Huruf-huruf besar hampir sama persis dengan huruf-huruf besar yang digunakan dalam prasasti Romawi pada abad ketiga sebelum Masehi.

Sebelum alfabet-alfabet ditemukan, manusia menggunakan gambar-gambar untuk merekam peristiwa-peristiwa atau menyampaikan gagasan-gagasan. Sebuah gambar dari beberapa kijang bertanduk dapat berarti "Ini adalah daerah pemburuan yang baik". Jadi, ini sebenarnya adalah suatu bentuk penulisan. "Tulisan gambar" itu sangat dikembangkan oleh Bangsa-bangsa Babilonia, Mesir, dan Cina Kuno.

Lambat laun, tulisan gambar mengalami perubahan. Gambar, bukan hanya berarti obyek yang digambar, juga mewakili gagasan yang berhubungan dengan obyek yang digambar. Misalnya, gambar kaki mungkin menunjukkan kata kerja "berjalan". Tingkat penulisan ini disebut "ideografik", atau "tulisan gagasan".

Kesulitan dengan jenis tulisan ini adalah bahwa pesan-pesan dapat ditafsirkan oleh orang yang berbeda-beda dengan cara yang berbeda-beda. Jadi, sedikit demi sedikit metode ini berubah. Lambang-lambang muncul untuk mewakili gabungan-gabungan suara. Misalnya, jika kata untuk "lengan" adalah "id", gambar lengan berarti suara "id". Tingkat penulisan ini dinamakan "tulisan berdasarkan suku kata".

Bangsa-bangsa Babilonia, Cina dan Mesir tidak pernah mengalami tingkat penulisan ini. Bangsa Mesir benar-benar menyusun semacam alfabet dengan menyertakan 24 tanda di antara gambar-gambar mereka yang mengandung huruf-huruf atau kata-kata yang berbeda dari masing-masing satu konsonan. Tetapi mereka tidak menyadari nilai dari penemuan mereka.

Kira-kira 3.500 tahun yang lalu, orang-orang yang tinggal dekat pantai Mediterania bagian timur membuat langkah besar yang menuju pada alfabet kita. Mereka menyadari bahwa tanda yang sama dapat digunakan untuk suara yang sama dalam segala hal. Jadi, mereka menggunakan sejumlah terbatas tanda-tanda dengan cara ini dan tanda-tanda ini menjadi sebuah alfabet.

Perkembangan alfabet mereka digunakan oleh Bangsa Yahudi dan kemudian Bangsa Phoenix. Bangsa Phoenix membawa alfabet mereka kepada Bangsa Yunani. Bangsa Romawi mengambil alfabet Bangsa Yunani dengan beberapa perubahan dan tambahan dan meneruskannya kepada orang-orang Eropa bagian Barat dalam alfabet Latin. Dari sinilah asalnya alfabet yang kita gunakan sekarang. (L.A.N.)

Mengapa Lautan Asin Rasanya?


Sekali-kali kita menjumpai kenyataan tentang bumi kita yang membingungkan kita dan yang belum ada jawabannya. Kenyataan itu adalah keberadaan garam di lautan. Bagaimana garam dapat berada di sana?

Jawabannya adalah bahwa kita tidak mengetahui bagaimana garam masuk ke dalam lautan! Tentu saja kita memang mengetahui bahwa garam adalah zat yang dapat larut dalam air, dan oleh karena itu masuk ke dalam laut bersama air hujan. Garam di permukaan bumi terus-menerus dilarutkan dan mengalir ke dalam laut.

Tetapi kita tidak mengetahui apakah hal ini menyebabkan sangat besarnya jumlah garam yang terdapat di laut. Jika semua lautan dikeringkan, akan terdapat cukup banyak garam yang dapat digunakan untuk membangun sebuah dinding yang tingginya 180 mil dan tebalnya 1 mil. Dinding tersebut dapat mengelilingi dunia di garis Khatulistiwa! Atau dengan kata lain, garam batu yang diperoleh jika semua lautan dikeringkan akan menjadi satu bagian besar kira-kira 15 kali dari seluruh Benua Eropa!

Garam yang biasa kita gunakan dihasilkan dari air laut atau air danau air asin, dari mata-mata air asin, dan dari endapan-endapan garam batu. Konsentrasi garam dalam air laut berkisar dari kira-kira tiga persen sampai tiga setengah persen. Laut-laut tertutup, seperti Laut Mediterania dan Laut Merah, mengandung lebih banyak garam dalam airnya dari pada laut-laut terbuka. Laut Mati, yang meliputi daerah seluas kira-kira 340 mil persegi, mengandung kira-kira 11.600.000.000 ton garam!

Rata-rata, satu galon air laut mengandung kira-kira satu seperempat pon garam. Dasar-dasar garam batu yang terbentuk di berbagai bagian dunia pada mulanya terbentuk akibat penguapan air laut jutaan tahun yang lalu. Karena untuk membentuk garam batu diperlukan kira-kira sembilan per sepuluh dari volume air laut yang diuapkan, orang-orang berpendapat bahwa dasar-dasar garam batu yang tebal yang ditemukan diendapkan di dalam apa yang dahulu merupakan bagian dari laut-laut tertutup. Laut-laut ini menguap lebih cepat dari pada air tawar yang masuk, sehingga endapan-endapan garam batu pun terbentuk.

Kebanyakan garam komersil diperoleh dari garam batu. Cara yang lazim digunakan adalah membor sumur-sumur sampai ke dasar-dasar yang mengandung garam. Air murni dipompakan melalui sebuah pipa. Air akan melarutkan garam dan garam itu didesak keluar melalui pipa yang lain sampai ke permukaan. (L.A.N.)